Mentan Siapkan Beras SPHP Kemasan 2 Kg, Masih Tahap Finalisasi Desain

parlemen | 06 April 2026 05:13

Mentan Siapkan Beras SPHP Kemasan 2 Kg, Masih Tahap Finalisasi Desain
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau Gudang Bulog Panaikang bersama jajaran Bulog di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (dok antarajatim)

MAKASSAR, PustakaJC.co — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 2 kilogram saat ini masih berada pada tahap finalisasi desain sebelum nantinya didistribusikan secara luas ke masyarakat, Minggu (5/4/2026).

Saat meninjau gudang Perum Bulog di kawasan Panaikang, Makassar, Amran menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP sebenarnya sudah berjalan dalam kemasan 5 kilogram. Sementara itu, kemasan yang lebih kecil tengah dipersiapkan sebagai bentuk penyesuaian dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Demikian dilansir dari jatim.antaranews.com, Minggu (5/4/2026).

“Beras SPHP kemasan 5 kilogram sudah disalurkan. Untuk kemasan 2 kilogram masih dalam proses desain dan akan segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses persetujuan akan dilakukan secepat mungkin setelah desain rampung. Bahkan, dirinya siap menandatangani persetujuan pada hari yang sama demi mempercepat distribusi.

Menurut Amran, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, sebagaimana arahan Presiden.

Terkait harga, pemerintah memastikan beras SPHP kemasan 2 kilogram tetap dijual dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram, sehingga tetap terjangkau tanpa perbedaan harga dibandingkan kemasan lainnya.

Selain itu, Amran memastikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman untuk mendukung program SPHP sepanjang tahun 2026.

Kebijakan menghadirkan kemasan kecil ini juga merupakan respons atas aspirasi masyarakat, khususnya pekerja harian yang membutuhkan opsi pembelian beras dalam jumlah lebih fleksibel sesuai kemampuan.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebutkan bahwa penyaluran beras SPHP tahun 2026 ditargetkan mencapai 828 ribu ton. Penugasan tersebut mengacu pada kebijakan dari Badan Pangan Nasional.

Penyaluran dilakukan langsung ke pasar rakyat dalam kemasan 5 kilogram dengan kualitas beras medium guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras nasional. (frcn)