189 Bacalon Ketua DPC PKB Jatim Lolos Seleksi Awal, Ikuti Uji Kelayakan

parlemen | 12 April 2026 17:59

189 Bacalon Ketua DPC PKB Jatim Lolos Seleksi Awal, Ikuti Uji Kelayakan
UJIAN: DPW PKB Jatim mulai melaksanakan seleksi untuk bakal calon ketua DPC PKB se-Jatim. (dok radarjatim) 
SURABAYA, PustakaJC.co – Sebanyak 189 bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Timur berhasil lolos seleksi awal dan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap pertama yang digelar pada sepuluh hingga sebelas April dua ribu duapuluh enam. Minggu, (12/4/2026). 
 
 
Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Multazamud Dzikiri, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil penyaringan dari total 207 bakal calon yang sebelumnya muncul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh wilayah Jatim. Setelah melalui proses awal, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menetapkan 189 nama untuk melanjutkan ke tahap UKK pertama.
 
 
“UKK tahap pertama dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 10 dan 11 April. Dalam proses ini, kami bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang untuk melakukan asesmen,” ujarnya, Demikian dikutip dari surabaya.jawapos.com, minggu, (12/4/2026). 
 
 
Dalam pelaksanaannya, DPW PKB Jatim menggandeng pihak profesional guna memastikan proses seleksi berjalan objektif dan terukur. Pendekatan yang digunakan mengedepankan metode ilmiah, termasuk asesmen psikologi terhadap seluruh peserta.
 
 
Multazam menambahkan, hasil dari UKK tahap pertama akan diserahkan kepada DPP PKB sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
 
 
“Kami sengaja melibatkan pihak profesional agar proses ini benar-benar objektif dan berbasis pada penilaian yang terukur,” tuturnya.
 
 
Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap pertama akan melanjutkan ke UKK tahap kedua yang akan ditangani langsung oleh DPP PKB. Pada tahap ini, penilaian akan difokuskan pada aspek visi dan misi, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen dalam menjalankan organisasi partai.
 
 
Sebagai persiapan menuju tahap lanjutan, para peserta diwajibkan menyusun proposal kinerja dan komitmen kepemimpinan sebagai salah satu syarat utama.
 
 
“Menuju UKK tahap kedua, peserta harus menyiapkan proposal kinerja dan komitmen kepemimpinan. Ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian lanjutan,” jelasnya.
 
 
Ia juga menegaskan bahwa materi dan pendalaman pada tahap kedua akan disesuaikan dengan kebutuhan penilaian dari DPP PKB. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal.
 
 
“Bagi peserta yang lolos tahap pertama, kami harapkan bisa lebih siap menghadapi tahap berikutnya, karena keputusan akhir tetap berada di DPP,” imbuhnya.
 
 
Lebih lanjut, Multazam menilai mekanisme UKK ini sebagai terobosan baru dalam proses pemilihan Ketua DPC PKB di Jawa Timur. Sistem ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga memiliki integritas, kapasitas, dan kemampuan manajerial yang mumpuni.
 
 
“PKB Jatim memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan Ketua DPC yang mampu bekerja dan menjawab tantangan ke depan, sehingga target politik partai dapat tercapai,” pungkasnya. (frcn)