Ia menambahkan, Pemprov Jatim akan memperkuat kolaborasi bersama BRIN untuk mengenali dan mengembangkan berbagai potensi inovasi sehingga mampu mempercepat hilirisasi hasil riset.
Khofifah menyebut BRIN memiliki sekitar 6.000 kekayaan intelektual yang sebagian telah memiliki hak paten dan tersimpan dalam database nasional. Inovasi tersebut mencakup sektor pangan, kesehatan, energi, lingkungan, teknologi maritim hingga pengolahan limbah.
“BRIN ini punya ribuan produk inovasi mulai riset tentang kedaulatan pangan, ketahanan energi, kesehatan, penguatan industri strategis, dan banyak lainnya,” imbuhnya.