Emil Dardak Paparkan Strategi Ketangguhan Iklim Jatim di Forum Asia Pasifik, Dari Kota hingga Desa

parlemen | 05 Juni 2026 08:29

 

Ia menjelaskan, komitmen Jawa Timur terhadap pembangunan rendah karbon diwujudkan melalui implementasi Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) yang telah diperbarui pada 2017 dan 2022.

 

Pemprov Jatim menargetkan penurunan emisi sebesar 19,85 persen pada 2030. Hingga 2025, capaian penurunan emisi gas rumah kaca kumulatif tercatat mencapai 21,61 juta ton CO?e, meningkat dibanding 13,59 juta ton CO?e pada 2021.

 

Di sektor perkotaan, pembangunan berkelanjutan diperkuat melalui pengelolaan sumber daya air, rehabilitasi infrastruktur pengairan, penguatan drainase, pengembangan layanan air minum, serta pengelolaan daerah aliran sungai untuk mengurangi risiko banjir dan kekeringan.

 

Pada sektor permukiman, berbagai program diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum aman, sanitasi layak, penguatan drainase lingkungan, serta penanganan desa rawan kekeringan.

 

Sementara itu, kualitas lingkungan hidup Jawa Timur juga menunjukkan tren positif. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) meningkat dari 68,49 pada 2021 menjadi 73,43 pada 2025.