Emil Dardak Paparkan Strategi Ketangguhan Iklim Jatim di Forum Asia Pasifik, Dari Kota hingga Desa

parlemen | 05 Juni 2026 08:29

 

Peningkatan tersebut didukung melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pengendalian pencemaran air, pelestarian kawasan pesisir dan laut, pengembangan energi terbarukan, hingga program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

 

Emil juga menyoroti keberhasilan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang kini menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa. Selain itu, rehabilitasi mangrove, pengelolaan daerah aliran sungai, dan konservasi keanekaragaman hayati terus diperkuat untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

 

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Timur turut memperkuat ketahanan pangan melalui pengendalian bencana pertanian, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta penguatan penyuluhan bagi petani menghadapi cuaca ekstrem.

 

Di bidang kebencanaan, Emil menyebut kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana terus meningkat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026 guna mengurangi potensi cuaca ekstrem.

 

“Indeks Risiko Bencana Jawa Timur berhasil turun dari 117,26 pada tahun 2021 menjadi 108,36 pada tahun 2025,” ungkapnya.