Lilik DPRD Jatim Soroti Kelangkaan Pertalite, Khawatir Ganggu Aktivitas Ekonomi Surabaya

parlemen | 25 Juni 2026 08:57

Lilik DPRD Jatim Soroti Kelangkaan Pertalite, Khawatir Ganggu Aktivitas Ekonomi Surabaya
Lilik DPRD Jatim Soroti Kelangkaan Pertalite, Khawatir Ganggu Aktivitas Ekonomi Surabaya

SURABAYA, PustakaJC.co – Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, mengingatkan bahwa tersendatnya distribusi BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat Kota Surabaya.

Menurut Lilik, antrean panjang kendaraan akibat kelangkaan stok Pertalite tidak bisa dianggap sebagai persoalan teknis semata. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama kelompok pekerja dan pelaku usaha yang bergantung pada kendaraan operasional untuk mencari nafkah setiap hari.

“Kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat kecil yang setiap hari bergantung pada ketersediaan BBM untuk bekerja dan beraktivitas,” kata Lilik, Rabu (24/6/2026).

Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur itu menilai kelompok yang paling terdampak adalah pengemudi ojek online, kurir, pedagang keliling, hingga pelaku UMKM yang menggantungkan pendapatannya pada mobilitas harian.

"Kasihan para pengemudi ojek online, kurir, pelaku UMKM, dan pekerja sektor informal lainnya. Pertalite bukan sekadar bahan bakar, tetapi modal utama untuk mencari nafkah bagi mereka,” tegas anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut.

“Ketika mereka harus mengantre lama atau bahkan tidak mendapatkan Pertalite, artinya kesempatan mencari nafkah juga berkurang. Ini tentu berdampak pada pendapatan keluarga mereka,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keterlambatan pasokan BBM sempat menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU kawasan Bratang, Nginden, dan beberapa lokasi lainnya di Surabaya.