Di Balik SiLPA Rp3,38 Triliun, Emil Dardak Sebut Serapan APBD Jatim Hampir 94 Persen

parlemen | 07 Juli 2026 08:10

Di Balik SiLPA Rp3,38 Triliun, Emil Dardak Sebut Serapan APBD Jatim Hampir 94 Persen
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan penjelasan mengenai SiLPA Tahun Anggaran 2025 usai rapat paripurna DPRD Jawa Timur di Surabaya. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Di balik besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp3,38 triliun, realisasi penyerapan APBD justru telah menyentuh hampir 94 persen. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan, tingginya SiLPA bukan disebabkan rendahnya belanja pemerintah, melainkan karena pendapatan daerah melampaui target dan adanya efisiensi anggaran.

 

Penjelasan tersebut disampaikan Emil saat menyampaikan jawaban Gubernur Jawa Timur atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Jawa Timur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin, (6/7/2026).

 

Menurut Emil, besarnya angka SiLPA harus dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan capaian pendapatan daerah dan tingkat serapan belanja pemerintah. Ia menilai, tidak tepat jika SiLPA dijadikan indikator rendahnya kinerja pelaksanaan anggaran. Dilansir dari suarasurabaya.net, Selasa, (7/7/2026).

 

“Serapan itu kan hampir 94 persen. Kenapa SiLPA-nya bisa segitu? Karena ada pelampauan pendapatannya juga. Jadi jangan lihat angka SiLPA tanpa melihat persentase dari pelaksanaan,” ujar Emil.