Perempuan Berdaya Jadi Kunci Lahirnya Kebijakan yang Berpihak

parlemen | 28 Juli 2026 13:38

 

Ia menilai pengarusutamaan gender harus diarahkan pada penyelesaian persoalan mendasar yang berkaitan dengan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan ekonomi. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kesetaraan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

“Ketiga pilar itu adalah akar dari berbagai persoalan yang dihadapi oleh kaum perempuan maupun laki-laki. Oleh karena itu strategi pengarusutamaan gender harus berfokus langsung pada penyelesaian masalah fundamental pada ketiga sektor krusial ini,” ujar Khofifah.

 

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan pembangunan yang responsif gender bukan hanya memberikan ruang yang sama bagi semua pihak, tetapi memastikan setiap kebijakan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

 

Ia mengungkapkan, Indeks Ketimpangan Gender Jawa Timur pada 2025 tercatat sebesar 0,329 atau lebih baik dibandingkan rata-rata nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Gender Jawa Timur mencapai 93,29 yang menunjukkan semakin baiknya kesetaraan akses perempuan dan laki-laki terhadap pendidikan, kesehatan, serta peluang ekonomi.