Khofifah Berangkatkan Tim Bakti Negeri Sambangi Pejuang Kemerdekaan

parlemen | 07 Agustus 2026 18:16

Khofifah Berangkatkan Tim Bakti Negeri Sambangi Pejuang Kemerdekaan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberangkatkan Tim Bakti Negeri Anak Bangsa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (dok jatimpos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan Tim Bakti Negeri Anak Bangsa untuk melakukan anjangsana ke rumah perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, dan ahli waris keluarga pahlawan nasional di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, (7/8/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus bentuk penghormatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap jasa para pejuang bangsa. Dilansir dari jatimpos.co, Jumat, (7/8/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah secara simbolis melepas tim dan menyerahkan Bendera Merah Putih. Selanjutnya, tim akan menyalurkan suvenir, sembako, dan tali asih kepada para penerima yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani mengatakan, terdapat 76 penerima bantuan dalam program Bakti Negeri Anak Bangsa tahun ini.

 

“Ini akan disalurkan kepada 76 penerima, terdiri dari dua perintis kemerdekaan, 68 janda perintis kemerdekaan, dan enam ahli waris keluarga pahlawan nasional,” ujar Restu usai kegiatan.

 

 

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui kegiatan anjangsana yang berlangsung mulai 7 hingga 15 Agustus 2026. Para penerima tersebar di sekitar 20 kabupaten/kota di Jawa Timur.

 

Pelaksanaan Bakti Negeri Anak Bangsa tahun ini juga melibatkan pelajar, mahasiswa, dan pilar-pilar sosial. Keterlibatan generasi muda tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepahlawanan, keperintisan, dan nasionalisme.

 

“Sekarang anjangsana kita melibatkan pelajar dan mahasiswa, juga pilar sosial. Ini sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, dan jiwa nasionalisme kepada generasi muda,” katanya.

 

Selain menyerahkan bantuan, tim akan melaksanakan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan bagi para penerima. Dinas Sosial Jawa Timur berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mendukung layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

 

 

Restu mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mendengar langsung cerita dan pengalaman para pejuang serta keluarganya.

 

“Kita juga mengadakan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan kepada yang kita kunjungi. Yang lebih penting lagi adalah mendengar cerita dan pengalaman mereka sebagai bentuk teladan bagi pelajar, mahasiswa, dan pilar sosial yang ikut dalam kegiatan ini,” ucapnya.

 

Rangkaian Bakti Negeri Anak Bangsa akan ditutup melalui kegiatan ramah tamah pada 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, dan keluarga pahlawan nasional yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. (ivan)