Selain kemampuan akademik dan keterampilan, Khofifah menekankan pentingnya pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, ilmu pengetahuan, prestasi, dan kepemimpinan harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik.
“Ilmu, prestasi, dan kepemimpinan harus selalu berpijak pada akhlak yang baik,” katanya.
Khofifah mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengembangkan pendidikan ketarunaan sebagai salah satu upaya menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan masa depan. Pendidikan ketarunaan dikembangkan dengan karakteristik dan kekhasan masing-masing, berdampingan dengan sekolah umum.
Di Jawa Timur, pendidikan ketarunaan antara lain diterapkan melalui SMA Negeri Taruna Nala di Malang yang berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut serta SMA Taruna Madani di Pasuruan yang mendapatkan pembinaan dari TNI Angkatan Darat.
Menurut Khofifah, keberadaan pendidikan ketarunaan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, integritas, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
“Belajar dengan sungguh-sungguh, hormati guru, pelatih, pengasuh, dan orang tua. Bangun disiplin, jaga integritas, dan jangan pernah berhenti mengembangkan potensi diri,” pesannya.