“Semua ini bentuk nyata perhatian negara bagi kesejahteraan sekaligus penguatan kapasitas guru,” tegas Menag.
Di akhir pernyataannya, Nasaruddin Umar kembali menegaskan, guru adalah profesi mulia sekaligus panggilan jiwa.
“Guru bukan hanya pekerjaan, tetapi panggilan jiwa. Karena kemuliaannya, negara wajib hadir memperhatikan kesejahteraan mereka. Mari kita jaga martabat guru, sebab dari tangan merekalah masa depan bangsa lahir dan tumbuh,” pungkasnya. (ivan)