Karya-karya yang dipamerkan oleh para murid SMK tidak hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga dibeli langsung oleh pelaku industri fashion mancanegara. Total penjualan mencapai hampir Rp100 juta, dengan pemesanan lanjutan dari berbagai pihak, termasuk desainer dan buyer internasional.
Menurut Gubernur Khofifah, momentum ini menjadi tonggak penting bagi transformasi pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Ia menyebut partisipasi dalam ajang internasional seperti ini adalah ruang belajar nyata bagi murid untuk memahami dinamika industri global secara langsung.
“Ini bukan sekadar pencapaian, tapi proses pembelajaran yang sangat berharga. Anak-anak kita belajar berjejaring, beradaptasi dengan standar global, dan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu bersaing,” ujarnya.