Kenaikan juga terjadi pada alokasi anggaran. Pada 2024, anggaran Beasiswa Pemuda Tangguh sebesar Rp46,27 miliar, naik menjadi Rp71,51 miliar pada 2025, dan diproyeksikan mencapai Rp190,56 miliar pada 2026.
Menurut Erringgo, pelaksanaan Beasiswa Pemuda Tangguh 2026 akan mengacu pada regulasi kepala daerah dan petunjuk teknis yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. Fokus utama meliputi perluasan sasaran penerima serta penyesuaian skema bantuan UKT dan uang saku.
Sasaran penerima beasiswa adalah pemuda ber-KTP dan berdomisili Surabaya, berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki IPK minimal 3,00, serta telah diterima di perguruan tinggi mitra. Program ini juga memprioritaskan kelompok rentan yang memiliki motivasi dan komitmen akademik tinggi.