Ia menjelaskan, SMA Taruna Nusantara Kampus Malang dirancang dengan lingkungan belajar yang asri dan representatif untuk menunjang pembinaan akademik maupun karakter siswa. Sistem pendidikannya menggunakan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Khusus berbasis kepemimpinan, kemandirian, dan nasionalisme.
“Pembinaan karakter dan prestasi akademik berjalan beriringan dan tidak dapat dipisahkan. Inilah kekuatan utama pendidikan di SMA Taruna Nusantara,” tegasnya.
Khofifah berharap para taruna mampu terus mengembangkan potensi dan keterampilan diri sehingga kelak siap mengemban amanah sebagai pemimpin bangsa.
“Mudah-mudahan saat Indonesia Emas 2045, pemimpin-pemimpin emas itu lahir dari siswa-siswi Jawa Timur,” tambahnya.