Ia berharap keluarga besar Kementerian Agama dapat memanfaatkan kesempatan beasiswa bergengsi ini untuk pengembangan karier dan penguatan lembaga pendidikan keagamaan.
Sementara itu, Kepala Puspenma Ruchman Basori menjelaskan, beasiswa ini diperuntukkan bagi pendidik, tenaga kependidikan, dosen, alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), serta pegawai Kementerian Agama.
Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, tes bakat skolastik, wawancara oleh Kemenag, serta seleksi lanjutan oleh Australia Awards Indonesia berupa tes IELTS dan wawancara khusus.