Khofifah menyebut Jawa Timur siap menjadi lumbung talenta digital nasional, mengingat Jatim menjadi provinsi pertama yang menjalin kemitraan strategis dengan Komdigi.
“Pengelolaan talenta harus dimulai dari pendidikan, berbasis data, dan terhubung dengan kebutuhan industri serta arah pembangunan nasional,” katanya.
Pada kesempatan itu, Khofifah juga menegaskan peran pendidikan sebagai ruang persemaian nilai toleransi, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ia mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan lintas agama dan budaya dalam menjaga harmoni sosial di Jawa Timur.
“Keberagaman adalah kekuatan. Harmoni harus ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan yang saling menghormati dan menghargai,” pungkasnya. (ivan)