Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, total 51 satuan pendidikan di Lamongan dan Gresik menerima program pembangunan dengan anggaran Rp69.704.570.000.
Rinciannya, Kabupaten Lamongan mendapat program revitalisasi di 32 sekolah dengan total anggaran Rp42,29 miliar, sedangkan Kabupaten Gresik mendapat 19 sekolah dengan anggaran sekitar Rp27,4 miliar.
“Program ini menjadi langkah nyata untuk memastikan kualitas pendidikan yang layak dan merata di Jawa Timur,” ujarnya.