Menag Nasaruddin Umar Pastikan Mahasiswa Indonesia di Iran Aman Meski Ketegangan Timur Tengah Meningkat

pendidikan | 08 Maret 2026 10:20

Menag Nasaruddin Umar Pastikan Mahasiswa Indonesia di Iran Aman Meski Ketegangan Timur Tengah Meningkat
Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin saat melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan. (dok jatimpos)

PASURUAN, PustakaJC.co – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memastikan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Iran tetap dalam kondisi aman meski situasi di kawasan Timur Tengah tengah mengalami dinamika.

 

Pemerintah, kata Nasaruddin, terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta perwakilan Indonesia di luar negeri. Dilansir dari jatimpos.co, Minggu, (8/3/2026).

 

“Mahasiswa kita di Iran tidak perlu panik. Pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan mereka dalam kondisi aman,” ujar Nasaruddin kepada wartawan.

 

 

 

Pernyataan tersebut disampaikan saat Menag melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan, Jumat siang, (6/3/2026).

 

Menurutnya, komunikasi dengan perwakilan Indonesia di luar negeri terus dilakukan guna memperoleh informasi terbaru terkait kondisi warga negara Indonesia, khususnya para pelajar yang sedang menempuh studi di kawasan Timur Tengah.

 

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi melalui jalur diplomatik serta layanan perlindungan bagi mahasiswa Indonesia. Sebagian dari mereka, kata Nasaruddin, masih memilih tetap berada di Iran sambil menunggu perkembangan situasi lebih lanjut.

 

“Fasilitas pendampingan dan pemantauan terus dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri. Sejauh ini kondisi mahasiswa kita masih aman,” ujarnya.

 

 

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Nasaruddin juga bersilaturahmi ke beberapa pesantren di Pasuruan. Salah satunya di Pondok Pesantren Salafiyah yang disambut langsung pengasuhnya, KH Idris, bersama keluarga besar pesantren.

 

KH Idris menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan pesantren sekaligus keselamatan pelajar Indonesia di luar negeri.

 

“Kami berharap para santri dan mahasiswa Indonesia di luar negeri tetap mendapat perlindungan dari pemerintah,” kata Idris.

 

 

Setelah itu, rombongan Menteri Agama melanjutkan kunjungan ke kediaman pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, KH Fuad Nur Hasan, di Dusun Krajan, Desa Ngempit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab bersama keluarga besar pesantren.

 

Pemerintah, lanjut Nasaruddin, akan terus memonitor perkembangan situasi global, khususnya di kawasan Timur Tengah, guna memastikan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri tetap terjaga. (ivan)