Khofifah Perkuat Sekolah Rakyat, Bansos Ramadhan Jadi Penyemangat Siswa Raih Mimpi

pendidikan | 18 Maret 2026 17:29

Khofifah Perkuat Sekolah Rakyat, Bansos Ramadhan Jadi Penyemangat Siswa Raih Mimpi
Gubernur Khofifah dukung Sekolah Rakyat lewat Bansos Amaliyah Ramadhan. (dok antara)

 

BANGKALAN, PustakaJC.co – Khofifah Indar Parawansa terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan inklusif melalui program Sekolah Rakyat (SR). Dukungan itu diwujudkan lewat kegiatan Sapa Bantuan Sosial (Bansos) Amaliyah Ramadhan 1447 Hijriah di berbagai daerah di Jawa Timur.

 

“Kami ingin anak-anak SR juga merasakan perhatian dan dukungan agar mereka semakin semangat belajar, optimistis meraih cita-cita,” ujar Khofifah saat kegiatan di Bangkalan, Rabu, (18/3/2026).

 

Program ini telah memasuki titik ke-17 dengan melibatkan sembilan Sekolah Rakyat dari berbagai wilayah, mulai dari Bangkalan, Kediri, Lamongan, hingga Gresik. Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah seiring berjalannya agenda di sejumlah daerah lain. Dilansir dari antaranews.com, Rabu, (18/3/2026).

 

 

Dalam setiap kunjungan, suasana kebersamaan terasa kental. Para siswa turut menampilkan kesenian hadrah yang menjadi ciri khas kegiatan, sekaligus mempererat interaksi antara pemerintah dan peserta didik.

 

Tak hanya itu, bantuan berupa perlengkapan ibadah dan tas sekolah juga disalurkan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

 

Sebelumnya, dalam kegiatan serupa di Mojokerto, Khofifah juga mengajak para siswa berbuka puasa bersama. Momen tersebut menjadi pengalaman berkesan, terutama bagi siswa dari latar belakang keluarga sederhana yang jarang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan pemimpin daerah.

 

Salah satu siswa, Raffa Inayah dari SRT 51 Bangkalan, mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan gubernur.

 

“Saya senang sekali dan bangga, apalagi dipeluk langsung. Ini pertama kali saya bertemu Ibu Gubernur,” ujarnya.

 

 

Ia menilai Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat untuk meraih masa depan lebih baik.

 

“Di sini kami diajarkan banyak hal, bukan hanya pelajaran, tapi juga sikap, disiplin, dan punya mimpi. Guru-gurunya peduli, jadi kami merasa punya keluarga baru,” katanya.

 

Bagi para siswa, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik balik kehidupan—membuka harapan baru melalui pendidikan yang memadukan pengetahuan dan pembentukan karakter. (ivan)