Dari total pendaftar, tercatat berasal dari 6.791 sekolah. Namun, hanya siswa dari 1.219 sekolah yang berhasil lolos seleksi. Tingkat keketatan pun mencapai 8,11 persen.
Madyan menambahkan, sebaran mahasiswa baru sudah mencakup seluruh 38 provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan daya jangkau Unair semakin luas secara nasional.
“Dari 38 provinsi ada semua di jalur SNBP ini,” katanya.
Selain itu, Unair juga menyoroti aspek pemerataan akses pendidikan. Sebanyak 806 mahasiswa atau 32,2 persen dari total yang diterima merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
“Kami tidak menentukan pemegang KIP diterima atau tidak. Ini fair saja bagi mereka yang benar-benar mampu berkuliah di Unair,” tegasnya.