Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menekankan pentingnya menjaga kesinambungan prestasi siswa. Ia optimistis Jawa Timur mampu mendominasi ajang nasional tahun ini.
“Insyaallah, tahun ini kami menargetkan tujuh ajang prestasi dapat diraih semuanya oleh Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, tantangan besar muncul pada pelaksanaan SPMB 2026. Dari total 618.479 lulusan SMP/sederajat, daya tampung sekolah negeri hanya sekitar 244.621 kursi—terdiri dari 121.538 di SMA dan 123.083 di SMK. Artinya, lebih dari separuh lulusan harus mencari alternatif di luar sekolah negeri.
Untuk itu, Pemprov mendorong peran sekolah swasta dan perluasan beasiswa bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Tahun sebelumnya, sekitar 60,45 persen siswa yang tidak tertampung berhasil melanjutkan pendidikan melalui skema tersebut.
Di sisi lain, Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen RI, Maria Veronica Irene Herdjiono, menilai manajemen talenta murid di Jawa Timur sudah berada di jalur yang tepat.