11.519 Siswa SMP di Gresik Ikuti TKA Serentak, Dispendik Pastikan Tanpa Kendala

pendidikan | 07 April 2026 06:42

11.519 Siswa SMP di Gresik Ikuti TKA Serentak, Dispendik Pastikan Tanpa Kendala
Para siswa SMP di Gresik mulai menjalani Tes Kemampuan Akademik. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co – Sebanyak 11.519 siswa SMP se-Kabupaten Gresik mulai menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar serentak pada 6–16 April 2026. Ujian ini menjadi bagian dari program nasional untuk mengukur capaian akademik siswa.

 

Pelaksanaan TKA diikuti oleh 124 sekolah, baik negeri maupun swasta. Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) turun langsung melakukan monitoring guna memastikan tes berjalan lancar. Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (7/4/2026).

 

Pada hari pertama, pemantauan dilakukan di UPT SMPN 2 Gresik dan SMP Muhammadiyah 1 Gresik oleh tim Dispendik Gresik dan BBPMP.

 

Kabid SMP Dinas Pendidikan Gresik, Syifaul Qulub, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA dibagi dalam lima gelombang selama 10 hari.

 

“Total ada 124 sekolah dengan 11.519 peserta. Kami juga melibatkan 451 pengawas, 12 penyelia, dan 202 proktor untuk mendukung pelaksanaan,” ujarnya, Senin, (6/4/2026).

 

 

 

Ia menambahkan, setiap gelombang berlangsung dua hari dengan dua mata pelajaran utama. Hari pertama untuk matematika dan numerasi, sementara hari kedua untuk bahasa Indonesia.

 

Dalam sehari, tes dibagi menjadi tiga sesi. Masing-masing sesi berdurasi 105 menit, terdiri dari 10 menit latihan, 75 menit pengerjaan soal, dan 20 menit survei karakter.

 

“Kami pastikan pelaksanaan berjalan lancar. Tidak ada kendala, baik teknis maupun server,” tegasnya.

 

 

Syifaul juga menyebut, monitoring akan terus berlanjut ke sejumlah sekolah lainnya, termasuk SMPN 1 Gresik dan beberapa sekolah swasta.

 

Persiapan TKA sendiri telah dilakukan sejak awal tahun, mulai dari try out pada Januari, pembinaan guru, hingga post test pada akhir Maret bekerja sama dengan Diskominfo.

 

“Hasil TKA tidak langsung diumumkan karena masih dalam proses pengolahan pusat. Nantinya, siswa akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk jalur prestasi ke jenjang berikutnya,” pungkasnya. (ivan)