Menurutnya, kontribusi alumni sangat dibutuhkan dalam menghadirkan kebijakan publik yang berbasis riset dan data. Karena itu, peran alumni tidak hanya terbatas di lingkungan akademik, tetapi juga harus hadir sebagai mitra strategis negara.
“IKA UNAIR harus mampu berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas nasional. Dengan kekuatan alumni, percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga transformasi digital, bisa diwujudkan,” tegasnya.
Khofifah juga berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Ketua IKA UNAIR, Bambang Sektiari Lukiswanto, menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam menjalankan organisasi, yakni koordinatif, kolaboratif, dan adaptif.
“Ada tiga hal penting yang harus kita pegang, yaitu koordinatif, kolaboratif, dan adaptif. Ini penting agar kita bisa berkontribusi lintas sektor dan menjawab berbagai persoalan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.