Siswa dan Orang Tua Kini Cermati Tingkat Persaingan Prodi

pendidikan | 12 April 2026 17:51

 
Adrian kini mempertimbangkan pilihan yang lebih realistis, yakni Antropologi di Universitas Airlangga serta Kriminologi di Universitas Brawijaya. Menurutnya, pemilihan jurusan tidak lagi hanya didasarkan pada minat, tetapi juga peluang diterima.
 
 
Dukungan juga datang dari orang tua. Desi Anggraini menegaskan bahwa kegagalan di jalur sebelumnya bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Ia memilih memberi kebebasan kepada anaknya dalam menentukan pilihan, selama tetap serius menjalaninya.
 
 
Pandangan serupa disampaikan orang tua siswa lainnya, Siti Nurhayati. Ia menilai tingkat persaingan SNBT saat ini semakin tinggi, khususnya pada jurusan favorit. Karena itu, siswa perlu memiliki strategi alternatif dengan mempertimbangkan program studi yang tingkat keketatannya lebih rendah.