Literasi Keuangan Gen Z Ditingkatkan, Easycash Gelar Edukasi di UNESA

pendidikan | 25 April 2026 13:17

Literasi Keuangan Gen Z Ditingkatkan, Easycash Gelar Edukasi di UNESA
Istimewa: Easycash berkolaborasi dengan IARFC Indonesia menyelenggarakan kegiatan edukasi literasi keuangan bertajuk “Literasi Keuangan Generasi Muda di Era Digital” di Universitas Negeri Surabaya. (dok tribunjatim)
SURABAYA, PustakaJC.co — Upaya meningkatkan pemahaman keuangan di kalangan generasi muda terus diperkuat. PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) berkolaborasi dengan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia menggelar edukasi literasi keuangan bertajuk “Literasi Keuangan Generasi Muda di Era Digital” di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Sabtu (25/4/2026).
 
Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, menyampaikan bahwa pesatnya adopsi layanan fintech belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
 
“Kami melihat kecepatan adopsi layanan fintech belum sepenuhnya dibarengi dengan pemahaman yang mendalam. Di Surabaya, kami tidak hanya ingin memberikan akses, tetapi juga mendorong generasi muda agar lebih paham sehingga mampu mengatur keuangan secara sehat,” ujarnya. Demikian dikutip dari surabaya.tribunnews.com, Sabtu (25/4/2026).
 
Program ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan komprehensif terkait pengelolaan keuangan, terutama di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital yang semakin mudah diakses.
 
 
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 80,51 persen. Namun, tingkat literasi keuangan masih berada di angka 66,46 persen. Pada kelompok Gen Z usia 18–25 tahun, inklusi bahkan mencapai 89,96 persen, tetapi literasinya masih tertinggal di angka 73,22 persen.
 
Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara penggunaan layanan keuangan dengan pemahaman terhadap risiko dan tanggung jawab finansial.
 
Wildan menilai Surabaya sebagai kota dengan populasi generasi muda yang dinamis memiliki potensi besar, namun juga menghadapi risiko jika tidak dibekali literasi keuangan yang memadai.
 
 
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Easycash memperkenalkan dua program edukasi, yakni Modul Bijak Keuangan (MOJANG) dan ChatPindar.
 
MOJANG hadir dalam format zine dengan gaya ringan, visual, dan kontekstual agar mudah dipahami oleh Gen Z dan milenial. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan arus kas, cara mengenali platform keuangan legal dan ilegal, hingga pentingnya menjaga reputasi kredit.
 
Sementara itu, ChatPindar merupakan teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dapat diakses sebagai “teman diskusi” untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar pinjaman daring dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
 
 
Melalui kegiatan ini, Easycash berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital, tetapi juga mampu memahami risiko serta mengambil keputusan finansial secara bijak di era digital. (frchn)