Dalam konteks kelembagaan, stagnasi sekolah swasta lebih dipengaruhi oleh kualitas internal dan ketatnya persaingan. Sementara itu, sekolah negeri dinilai menghadapi keterbatasan inovasi akibat regulasi dan sistem pendanaan yang relatif kaku.
Di tengah tuntutan era digital, ia juga menyoroti pentingnya transformasi teknologi dalam pendidikan. Namun, digitalisasi tidak bisa dilakukan secara instan tanpa kesiapan infrastruktur dan literasi digital.
“Digitalisasi bukan sekadar menyediakan perangkat atau sistem, tetapi memastikan seluruh komponen sekolah siap menggunakannya,” jelasnya.