Ia menambahkan bahwa para guru besar diharapkan tidak hanya menghasilkan riset unggulan, tetapi juga mampu mengimplementasikan gagasan secara konkret.
“Saya berharap para guru besar tidak hanya melahirkan gagasan, tetapi juga mampu membentuk generasi pemimpin masa depan serta menjadi motor penggerak perubahan,” lanjutnya.
Dari sisi pariwisata, Guru Besar Desain dan Perilaku, Prof. Dr. Astrid, S.T., M.M., menyoroti lemahnya identitas destinasi wisata di Indonesia. Menurutnya, banyak ruang komersial berkembang tanpa karakter yang jelas.