Khofifah Sebut Serapan Lulusan SMK Jatim Meningkat Berkat Kolaborasi Industri

pendidikan | 12 Mei 2026 07:42

 

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dari total 221.174 lulusan SMK di Jawa Timur, sebanyak 195.429 lulusan telah terserap melalui program BMW.

 

Rinciannya, 55,83 persen lulusan telah bekerja, 20,79 persen memilih berwirausaha, dan 14,84 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sementara 7,05 persen lainnya mengikuti pelatihan maupun kursus, dengan angka pengangguran tercatat hanya 1,49 persen.

 

Tak hanya itu, tingkat keselarasan pekerjaan dengan bidang keahlian mencapai 69,43 persen. Rata-rata masa tunggu kerja lulusan juga relatif singkat, yakni sekitar 3,38 bulan setelah kelulusan.

 

Khofifah menegaskan pendidikan vokasi harus mampu mengikuti perkembangan industri yang bergerak cepat di era disrupsi teknologi dan industri 4.0.

 

“Kebutuhan kompetensi industri berkembang sangat cepat. Pendidikan vokasi harus adaptif dan responsif terhadap perubahan tersebut,” katanya.