Ia menjelaskan, persoalan guru nonlinier masih ditemukan dalam pendataan Dapodik sehingga perlu menjadi perhatian sekolah maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, siswa harus dibimbing oleh tenaga pendidik yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya agar proses pembelajaran berjalan optimal dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Bagaimanapun juga siswa harus dipandu oleh guru yang benar-benar menguasai bidangnya demi mendukung kecerdasan anak bangsa,” ujarnya.
Rasiyo berharap sekolah lebih cermat dalam menempatkan tenaga pendidik sesuai kompetensi dan latar belakang pendidikan masing-masing sehingga kualitas pendidikan di Jawa Timur semakin baik dan profesional. (frchn)