Rasiyo Tegaskan Guru SMP hingga SMK Harus Linier dengan Mata Pelajaran yang Diampu

pendidikan | 14 Mei 2026 20:44

Rasiyo Tegaskan Guru SMP hingga SMK Harus Linier dengan Mata Pelajaran yang Diampu
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo saat menerima wawancara awak media di Ruang Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Surabaya, Rabu, (13/5/2026), usai rapat paripurna DPRD Jawa Timur.

SURABAYA, PustakaJC.co– Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, menegaskan pentingnya linearitas guru dengan mata pelajaran yang diampu, khususnya bagi tenaga pendidik di jenjang SMP, SMA, dan SMK.

Penegasan tersebut disampaikan Rasiyo usai rapat paripurna DPRD Jawa Timur di Gedung DPRD Jatim, Rabu petang (13/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti masih ditemukannya data guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan atau bidang keahliannya dalam sistem Dapodik.

Menurut Rasiyo, ketentuan linearitas penting diterapkan demi menjaga kualitas pendidikan dan memastikan siswa mendapatkan pembelajaran dari guru yang benar-benar menguasai bidangnya.

“Guru yang mengajar di SMP, SMA, dan SMK harus linier karena mereka mengajar mata pelajaran tertentu. Berbeda dengan guru SD yang dapat mengampu lebih dari satu mata pelajaran,” tegas Rasiyo.

Rasiyo menilai, kesesuaian antara jurusan pendidikan guru dan mata pelajaran yang diajarkan menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Ia menjelaskan, persoalan guru nonlinier masih ditemukan dalam pendataan Dapodik sehingga perlu menjadi perhatian sekolah maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, siswa harus dibimbing oleh tenaga pendidik yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya agar proses pembelajaran berjalan optimal dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Bagaimanapun juga siswa harus dipandu oleh guru yang benar-benar menguasai bidangnya demi mendukung kecerdasan anak bangsa,” ujarnya.

Rasiyo berharap sekolah lebih cermat dalam menempatkan tenaga pendidik sesuai kompetensi dan latar belakang pendidikan masing-masing sehingga kualitas pendidikan di Jawa Timur semakin baik dan profesional. (frchn)