SURABAYA, PustakaJC.co – Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu provinsi dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia. Sebanyak 29.046 siswa asal Jawa Timur berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi secara nasional. Jumlah siswa Jawa Timur yang diterima melalui jalur prestasi itu jauh melampaui Jawa Barat yang mencatatkan 18.365 siswa diterima serta Jawa Tengah dengan 16.326 siswa. Dilansir dari suarasurabaya.net, Kamis, (4/6/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasinya atas capaian para siswa yang berhasil menembus PTN melalui jalur prestasi tanpa tes.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kualitas pendidikan di Jawa Timur terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Tidak hanya menjadi provinsi dengan jumlah murid terbanyak diterima melalui SNBP Tahun 2026, tetapi juga kembali menjadi provinsi dengan jumlah murid terbanyak yang lolos SNBT,” kata Khofifah, Rabu, (3/6/2026).
Selain mendominasi jumlah kelulusan SNBP, Jawa Timur juga mencatatkan prestasi dalam penerimaan mahasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Dari total 40.213 pendaftar KIP-K asal Jawa Timur, sebanyak 8.915 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional.
Khofifah menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu semakin terbuka lebar.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Jawa Timur semakin terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Berdasarkan rekapitulasi Dinas Pendidikan Jawa Timur per 31 Mei 2026, sebanyak 24.213 siswa dinyatakan lolos SNBT.
Jumlah itu meningkat 4.024 siswa atau sekitar 19,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 20.189 siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan peningkatan jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri menjadi indikator positif meningkatnya kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
Menurutnya, semakin banyak lulusan SMA dan SMK yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri, semakin besar pula peluang daerah untuk menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
“Semakin banyak anak Jawa Timur diterima di perguruan tinggi negeri, maka semakin besar peluang kita mencetak SDM unggul, kompetitif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Aries.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar dalam mencetak calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri pada tahun 2026. (ivan)