SURABAYA, PustakaJC.co - Sektor pendidikan Jawa Timur menunjukkan geliat positif sepanjang Juni 2026. Mulai dari pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), perluasan akses pendidikan bagi lulusan SMP, hingga penguatan pendidikan vokasi melalui kolaborasi dengan dunia industri terus menjadi fokus Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Di tengah tingginya jumlah lulusan SMP sederajat tahun ini yang mencapai lebih dari 618 ribu siswa, Dinas Pendidikan Jawa Timur memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan meski daya tampung SMA dan SMK negeri terbatas.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan daya tampung SMA dan SMK negeri tahun ajaran 2026/2027 hanya sekitar 244.621 siswa atau 39,55 persen dari total lulusan SMP sederajat di Jawa Timur. Karena itu, Pemprov Jatim menggandeng sekolah swasta untuk menjadi bagian dari solusi pemerataan akses pendidikan.