Khofifah menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Karena itu, Program Kakak Tangguh tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan biaya kuliah. Program tersebut juga dirancang untuk menghadirkan pendampingan kepada mahasiswa agar mampu berkembang menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, penerima manfaat diharapkan tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga mampu meningkatkan literasi pendidikan, memperkuat ekonomi keluarga, hingga menciptakan peluang usaha dan pemberdayaan di lingkungan sekitarnya.
Program ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Khofifah meyakini bahwa keberhasilan satu anak menempuh pendidikan tinggi akan memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi keluarganya.
“Ketika satu anak berhasil menjadi sarjana, maka satu keluarga memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari lingkaran kemiskinan,” ungkapnya.