Khofifah juga mengingatkan pentingnya membangun pemerataan kesejahteraan melalui pendidikan yang inklusif.
"Transformasi pendidikan bukan hanya tentang prestasi, tetapi bagaimana kita tumbuh bersama, berkembang bersama, maju bersama, dan akhirnya sejahtera bersama. No one left behind, no people left behind," ujarnya.
Menutup paparannya, Khofifah mengajak seluruh peserta Latsar untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi, dan menjadi pemimpin yang adaptif serta inovatif sesuai kebutuhan zaman.
Sementara itu, Kepala Pusjar SKMP LAN RI Makassar mengapresiasi kehadiran Gubernur Khofifah. Menurutnya, berbagai praktik baik yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat menjadi referensi penting bagi calon ASN dalam membangun birokrasi yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.(pstk01)