Selain itu, Pemprov Jawa Timur bersama sekolah dan perguruan tinggi swasta terus memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa. Pada tahun 2026 tercatat sebanyak 81.131 calon siswa SMA/SMK swasta serta 62.000 calon mahasiswa perguruan tinggi swasta memperoleh beasiswa pendidikan.
Tidak hanya itu, jumlah sekolah swasta yang ikut memberikan beasiswa juga meningkat 18,84 persen, dari 1.772 sekolah menjadi 2.106 sekolah.
"Kita ingin setiap anak di Jawa Timur memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Partnership seperti ini saya rasa hanya ada di Jawa Timur," kata Khofifah.
Dalam mendukung lahirnya SDM unggul, Pemprov Jawa Timur juga mengembangkan berbagai inovasi, mulai dari pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digital learning, East Java Information Education System (EJIES), hingga penguatan sekolah taruna dan pendidikan vokasi berdampak.