Pada seleksi tahap kedua ini, LPDP juga memberikan sejumlah kemudahan bagi pendaftar melalui penyempurnaan persyaratan.
Beberapa perubahan yang diterapkan antara lain penurunan skor minimal kemampuan bahasa Inggris, penambahan pilihan sertifikat bahasa seperti Duolingo, TOEP, dan sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri, serta pembebasan kewajiban sertifikat bahasa Inggris bagi peserta yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional.
Khusus peserta afirmasi, termasuk Putra-Putri Papua, LPDP tetap memberikan berbagai kemudahan berupa pembebasan persyaratan IPK minimal dan kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan program.
Selain itu, daftar perguruan tinggi tujuan juga diperluas. Jumlah universitas unggulan meningkat dari 17 menjadi 31 perguruan tinggi, termasuk penambahan 14 universitas yang difokuskan pada program studi STEM.