MALANG, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan peserta Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) asal Papua dan mengajak mereka menjadikan Jawa Timur sebagai rumah kedua selama menempuh pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Khofifah saat memberikan pembekalan dan serah terima murid Adem Papua Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Malang, Sabtu, (11/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Khofifah mengenang kedekatannya dengan Prof. Yohana Susana Yembise, guru besar perempuan pertama asal Papua yang pernah menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 2014–2019. Dilansir dari kompas.com, Minggu, (12/7/2026).
Menurut Khofifah, sosok Prof. Yohana merupakan contoh keberhasilan putra-putri Papua yang mampu menempuh pendidikan tinggi dan berkiprah di tingkat nasional. Karena itu, ia berharap para peserta Adem dapat meneladani semangat belajar dan perjuangan tersebut.
“Anak-anakku yang dari Papua, saya lah mamak kalian saat kalian dididik di Jawa Timur. Saya pesan sekolah lah sebaik-baiknya, perbanyaklah mencari ilmu,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memberikan dukungan penuh agar para siswa Papua dapat belajar dengan nyaman dan meraih prestasi setinggi mungkin.
Khofifah juga menyampaikan kabar menggembirakan bahwa pada tahun ini sebanyak 53 peserta Adem Papua berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan sebanyak 152 siswa asal Papua mengikuti Program Adem di Jawa Timur pada tahun ajaran 2026/2027.
Mereka berasal dari berbagai wilayah di Papua dan akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Senin, (13/7/2026).
Aries menjelaskan MPLS bertujuan membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan pendidikan dan kehidupan sosial di Jawa Timur.
“Mereka diberi pembekalan, pengetahuan dan berbagai pembekalan disiplin dan sekalian bisa menyesuaikan dengan kehidupan di Jatim,” kata Aries.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi wawasan kebangsaan yang melibatkan TNI AD. Materi tersebut meliputi bela negara, cinta tanah air, kedisiplinan, kepemimpinan, motivasi belajar hingga pembiasaan hidup yang baik.
Aries menambahkan, para peserta Adem Papua akan menempuh pendidikan di sejumlah daerah, yakni Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, Pasuruan, Kota Kediri, Madiun, Probolinggo, Tuban, Jember, dan Nganjuk. (ivan)