SURABAYA, PustakaJC.co – RSUD Haji Provinsi Jawa Timur berharap ekosistem riset dan inovasi Haji Center for Artificial Intelligence Research and Robotics (Haji C-AIRRe) tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi mampu menghasilkan teknologi kesehatan yang dapat diterapkan secara luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD Haji Provinsi Jawa Timur, dr. Tauhid Islamy, mengatakan pengembangan inovasi menjadi kebutuhan penting untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Menurutnya, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan robotika dapat membantu rumah sakit meningkatkan efisiensi layanan, memperkuat keselamatan pasien, serta mendukung tata kelola yang lebih baik. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (17/7/2026).
“Rumah sakit dituntut terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang, RSUD Haji Jatim mendorong berbagai hasil riset untuk masuk ke tahap hilirisasi dan industrialisasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.