Sekolah Rakyat Pasuruan Siap Beroperasi Gus Ipul Minta Dukungan Pemkot

pendidikan | 18 Juli 2026 07:47

Sekolah Rakyat Pasuruan Siap Beroperasi Gus Ipul Minta Dukungan Pemkot
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau kesiapan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi Kota Pasuruan yang progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 95 persen. (dok jatimpos)

PASURUAN, PustakaJC.co – Gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kota Pasuruan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar setelah progres pembangunannya mencapai lebih dari 95 persen. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meminta dukungan Pemerintah Kota Pasuruan untuk memenuhi kebutuhan operasional selama masa transisi menuju operasional penuh sekolah tersebut.

 

Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf saat meninjau kesiapan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi Kota Pasuruan dalam agenda open house, Jumat, (17/7/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap digunakan sebelum para siswa menempati kompleks pendidikan tersebut. Dilansir dari jatimpos.co, Sabtu, (18/7/2026).

 

“Kita lihat sarana prasarana yang ada di sini sudah lebih dari 95 persen. Insyaallah nanti mulai pembelajaran atau MPLS tanggal 31 Juli,” ujar Gus Ipul.

 

Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul mengecek ruang kelas, asrama, kantin, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Ia juga berdialog dengan calon siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

 

 

Menurutnya, tantangan saat ini bukan lagi penyelesaian pembangunan fisik, melainkan proses perpindahan dari lokasi sementara ke gedung permanen yang diperkirakan berlangsung selama tiga hingga enam bulan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga kelancaran operasional pada tahap awal.

 

“Saya titipkan kepada Pak Wali Kota terkait dukungan operasional tahap awal. Kami membutuhkan backup untuk tenaga keamanan, petugas kebersihan, tenaga masak, hingga guru pembina selama masa MPLS,” katanya.

 

Gus Ipul menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh tim penyelenggara sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

 

Ia menambahkan, fasilitas yang tersedia di kompleks Sekolah Rakyat telah memadai untuk menunjang proses pendidikan berasrama. Selain ruang kelas dan asrama, kawasan tersebut juga dilengkapi lapangan basket, lapangan sepak bola, serta lintasan lari yang mendukung pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.

 

 

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Pasuruan untuk mendukung kebutuhan operasional selama masa transisi.

 

“Kami siap berkolaborasi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan daerah. Sekolah Rakyat merupakan program strategis untuk memperluas akses pendidikan, sehingga Pemerintah Kota Pasuruan akan mengupayakan kebutuhan operasional awal dapat terpenuhi melalui koordinasi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Adi.

 

Menurutnya, keberadaan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program tersebut berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (ivan)