SURABAYA, PustakaJC.co – Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, menegaskan bahwa kesuksesan pelajar tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga dibangun melalui akhlak yang baik, termasuk berbakti kepada orang tua dan menghormati guru.
Pesan tersebut disampaikan Reni saat menggelar kegiatan Reni Goes to School di SMA Negeri 6 Surabaya dan SMK Negeri 3 Surabaya, Selasa, (28/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus berprestasi sekaligus membangun karakter sebagai bekal menghadapi masa depan. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (28/7/2026).
Menurut Reni, keberhasilan seseorang tidak cukup hanya diraih melalui kerja keras dalam belajar. Restu orang tua serta penghormatan kepada guru menjadi bagian penting yang dapat mengantarkan seseorang meraih cita-citanya.
“Kesuksesan tidak cukup hanya dengan belajar keras. Restu orang tua dan penghormatan kepada guru adalah faktor penting yang akan mengantarkan kalian meraih cita-cita,” ujar Reni.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I Surabaya-Sidoarjo itu juga mengingatkan agar berbagai program bantuan pendidikan yang telah disediakan pemerintah dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan biaya pendidikan, melainkan juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan mempersiapkan masa depan.
Reni turut mengajak para pelajar melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi melalui berbagai program bantuan yang tersedia, salah satunya Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana membangun kepemimpinan, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat jejaring yang bermanfaat di masa depan.
Selain itu, Reni mendorong para siswa agar memiliki cita-cita yang tinggi, terus mengembangkan potensi diri, serta menjaga integritas dan akhlak selama menjalani proses pendidikan.
Menurutnya, generasi muda yang unggul adalah mereka yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan karakter yang baik sehingga siap menjadi pemimpin bangsa pada masa mendatang.
“Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan tidak pernah melupakan jasa orang tua serta guru. Dari sanalah lahir pemimpin-pemimpin hebat yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (ivan)