Dalam audiensi tersebut, Gubernur Khofifah juga menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd.
Dwija Praja Nugraha merupakan bentuk apresiasi PGRI kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen terhadap kemajuan pendidikan, termasuk dalam memberikan dukungan kepada guru dan tenaga kependidikan.
Unifah mengatakan, penghargaan tersebut memiliki kriteria khusus dan melalui proses penilaian. Penghargaan kepada Khofifah menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov Jatim dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Ia juga mengapresiasi kesediaan Khofifah menerima audiensi PB PGRI di tengah kesibukannya.
Menurut Unifah, dukungan kepala daerah menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat. Sinergi antara pemerintah, guru, organisasi profesi, dan pemangku kepentingan diperlukan agar kebijakan pendidikan dapat berjalan berkelanjutan.
Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Guru
Audiensi PB PGRI dengan Gubernur Jawa Timur menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas dan adaptif.
Pemenuhan hak guru melalui dukungan kesejahteraan, peningkatan kompetensi melalui pelatihan coding dan AI, serta penguatan investasi pendidikan menjadi sejumlah aspek yang saling berkaitan.
Pemprov Jatim mendorong guru tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga menjadi bagian utama dalam proses transformasi pendidikan.
Melalui kolaborasi pemerintah dan organisasi profesi guru, kebijakan pendidikan diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan guru dan peserta didik serta mampu memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur. (ivan)