Anggaran pendidikan tersebut rencananya disalurkan melalui tiga jalur. Belanja pemerintah pusat (BPP) mendapatkan alokasi Rp490,7 triliun, transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp277,1 triliun, serta pembiayaan sebesar Rp53 triliun.
Sejumlah program pendidikan menjadi sasaran pemanfaatan anggaran tersebut. Salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditujukan kepada 22,1 juta siswa.
Selain itu, pemerintah menyiapkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa serta Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi 1,3 juta guru nonpegawai negeri sipil (PNS).
Anggaran pendidikan juga akan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan menjangkau 60,6 juta penerima.
Pemerintah turut mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tujuh Sekolah Unggul Garuda, renovasi 12.215 unit sekolah dan madrasah, serta pembangunan 100 Sekolah Rakyat. Selain pembangunan, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk operasional 166 Sekolah Rakyat.