Berdasarkan data sementara, terdapat 72 madrasah yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores. Pada tahap awal, bantuan diprioritaskan kepada 15 madrasah yang mengalami kerusakan paling parah.
Sebanyak 16 TLS disiapkan sebagai ruang belajar sementara. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjaga kegiatan pembelajaran tetap berlangsung meski sejumlah bangunan madrasah terdampak bencana.
Selain ruang belajar sementara, Kemenag juga menyalurkan 1.000 school kit untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik yang terdampak.
Amien mengatakan dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana.
“Kita ingin memastikan madrasah yang terdampak tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran,” katanya.