Menurutnya, seluruh SMA dan SMK negeri di Jawa Timur turut memberikan dukungan dengan membuka fasilitas yang memungkinkan digunakan peserta. Langkah tersebut dilakukan mengingat keterbatasan akomodasi di Kabupaten Jombang selama pelaksanaan muktamar.
Fasilitas yang disiapkan antara lain ruang kelas, masjid, kamar mandi, dan toilet. Peserta dapat memanfaatkannya untuk beristirahat, melaksanakan ibadah, maupun membersihkan diri sebelum melanjutkan perjalanan.
Aries menegaskan sekolah-sekolah tersebut terbuka bagi peserta muktamar yang membutuhkan tempat transit. Namun, pemanfaatan fasilitas tetap disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran di masing-masing sekolah.
Pada 26–28 Agustus 2026, sekolah yang berada di kawasan Kecamatan Kota Jombang dan Kecamatan Tembelang melaksanakan pembelajaran secara daring. Kondisi tersebut memungkinkan fasilitas sekolah yang tidak digunakan untuk sementara dimanfaatkan sebagai lokasi transit.
Sementara itu, sekolah yang berada di luar dua wilayah tersebut tetap menjalankan kegiatan pembelajaran seperti biasa.