Gubernur menekankan bahwa kelancaran TKA sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknis di tiap sekolah. Oleh karena itu, ia menginstruksikan pihak penyelenggara untuk menjamin keamanan jaringan listrik, memobilisasi genset sebagai antisipasi pemadaman, serta memastikan sistem konektivitas internet berjalan aman tanpa hambatan.
Pelaksanaan TKA 2026 tingkat Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2026. Tercatat sebanyak 438.126 siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur terdaftar sebagai peserta.
Khusus di SMKN 8 Malang, ujian diikuti oleh 391 siswa dari empat jurusan kompetensi keahlian, yakni Teknik Mekatronika, Teknik Elektronika Industri, Rekayasa Perangkat Lunak, serta Teknik Komputer dan Jaringan.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah juga membagikan tumbler kepada para siswa sebagai pesan edukasi untuk mendorong gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Kepala SMKN 8 Malang, Suryanto, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran serta dukungan moral yang diberikan oleh Kepala Daerah Jatim tersebut.
"Alhamdulillah, suatu kehormatan Ibu Gubernur bersedia hadir untuk memantau anak-anak, memberikan semangat, serta memberikan doa. Mudah-mudahan TKA tahun 2026 ini berjalan dengan sebaik-baiknya dan memberikan hasil yang terbaik," ujar Suryanto.