JAKARTA, PustakaJC.co – Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak melalui penguatan regulasi, pengembangan ekosistem pendidikan, implementasi Kurikulum Cinta, serta pembinaan guru. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan Kemenag terhadap Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA).
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan hal itu saat mewakili Menteri Agama dalam Temu Pimpinan Redaksi Media bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta Menteri Komunikasi dan Digital di Media Center Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Selasa, (4/8/2026).
Forum yang diselenggarakan Kemenko PMK bersama Kementerian Komunikasi dan Digital tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam merespons tantangan keamanan dan kesejahteraan anak, baik di ruang fisik maupun ruang digital. Selain itu, media diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Dipansir dari kemenag.go.id, Rabu, (5/8/2026).
Kamaruddin menegaskan perhatian Kemenag terhadap perlindungan anak tidak hanya difokuskan pada lingkungan pendidikan, tetapi juga mencakup keluarga dan masyarakat sebagai bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Ruang yang nyaman dan aman bagi anak ini di lembaga pendidikan, di keluarga, kemudian di masyarakat,” ujar Kamaruddin.