Dominikus Adi Sutarwijono

Ketua DPRD Surabaya Dua Periode, Berpulang di Jakarta

tokoh | 11 Februari 2026 05:57

Ketua DPRD Surabaya Dua Periode, Berpulang di Jakarta
Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya. (dok suarasurabaya)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co - Dominikus Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya dua periode, meninggal dunia pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS MRCCC Jakarta pukul 20.36 WIB setelah menjalani perawatan intensif.

 

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh istri almarhum, Lusia Yektihandayani. Dalam pesan yang disampaikan kepada Radio Suara Surabaya, pihak keluarga memohon doa agar arwah almarhum mendapat ketenteraman. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (11/2/2026).

 

 

Sebelum wafat, Adi Sutarwijono—yang akrab disapa Awi—menjalani pengobatan di Jakarta dan membutuhkan istirahat total. Meski demikian, Sekretariat DPRD Kota Surabaya memastikan roda kelembagaan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

 

 

Sekretaris DPRD Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, menyampaikan bahwa seluruh agenda DPRD tetap dilaksanakan sesuai ketentuan. Pelaksanaan tugas pimpinan dewan telah diatur agar fungsi legislatif tidak terganggu.

 

Dominikus Adi Sutarwijono merupakan sosok penting dalam dinamika politik Surabaya. Ia dipercaya menjabat Ketua DPRD Kota Surabaya pada periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029.

 

Lahir di Blitar, 4 Agustus 1968, Adi Sutarwijono mengawali karier profesionalnya di dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan Harian Surya pada 1996–2000 dan Majalah Tempo pada 1999–2003.

 

 

Almarhum merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya angkatan 1993. Ia bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2003 dan aktif mengisi berbagai posisi strategis di internal partai.

 

Karier politiknya di legislatif dimulai pada 2012 melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Selanjutnya, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Surabaya dalam Pemilu 2014, 2019, dan kembali meraih mandat rakyat pada Pemilu 2024.

 

Kepergian Dominikus Adi Sutarwijono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Kota Surabaya yang mengenalnya sebagai figur pekerja dan berpengalaman di parlemen kota. (ivan)