Selain mengajar, KH Azizi juga aktif menulis. Salah satu karya pentingnya adalah “Kontekstualisasi Doktrin Fikih Islam”, yang membahas penerapan fiqih dalam konteks sosial modern.
Pemikirannya dikenal moderat, toleran, dan berorientasi pada nilai kebangsaan. Ia menegaskan pentingnya fiqih sebagai instrumen menjaga harmoni sosial, keutuhan NKRI, serta menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.
Di lingkungan Lirboyo, ia juga menjadi tokoh sentral dalam pengembangan kajian fikih kebangsaan, termasuk di Ma’had Aly Lirboyo.