Peneliti BRIN Ahmad Nuril Huda menilai dedikasi Misbach dalam pengarsipan film sangat luar biasa.
“Di Sinematek Indonesia, kita melihat pengabdian seorang Misbach. Di tengah kesibukannya sebagai sineas, ia tetap menyimpan dan merapikan dokumentasi perfilman Indonesia,” ujarnya.
Selain aktif di dunia film, Misbach juga terlibat dalam aktivitas Lesbumi serta mengelola media milik NU.
Sementara itu, Abnar Romli merupakan sosok santri yang berhasil menembus industri film nasional. Lahir di Tegal, ia pernah menimba ilmu di Pesantren Tebuireng, Jombang, sebelum berkiprah di dunia seni.