SURABAYA, PustakaJC.co – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh pada peringatan Hari Pahlawan, Senin, (10/11/2025). Dari jumlah tersebut, tiga nama yang menjadi sorotan adalah Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden kedua RI Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto, serta aktivis buruh Marsinah.
Gus Dur dinilai berjasa dalam memperkuat demokrasi, pluralisme, dan kehidupan berbangsa. Tokoh kelahiran Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 itu menjabat sebagai Presiden RI periode 1999–2001. Sebelum menjadi presiden, ia memimpin Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) dan mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kiprahnya dalam mendorong toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi salah satu warisan penting bagi Indonesia. Dilansir dari detik.com, Rabu, (8/7/2026).
Tokoh lainnya yang menerima gelar Pahlawan Nasional adalah Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto. Presiden kedua RI yang lahir di Kemusuk, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921 itu memiliki perjalanan panjang di dunia militer sebelum memimpin Indonesia. Soeharto dikenal berperan dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, menjadi Panglima Mandala dalam operasi pembebasan Irian Barat, serta memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade.